Program Studi S1 Geofisika

Pengukuran gravitasi bumi relatif menggunakan alat Scintrex CG-6 pada kegiatan kuliah lapangan di Bayat, Klaten tahun 2022

Apa itu Geofisika?

Geofisika merupakan perpaduan antara geologi dan fisika. Geofisikawan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmu fisika untuk mengungkap fenomena dan proses geologi. Misalnya, dengan mengetahui penjalaran gelombang gempa bumi, geofisikawan dapat memastikan posisi pusat gempa. Deretan posisi-posisi pusat gempa diyakini merupakan bidang subduksi atau bidang patahan yang tercipta akibat adanya fenomena tektonik atau pergerakan lempeng bumi. Tanpa adanya posisi pusat gempa, geologist tidak bisa memastikan keberadaan dan arah kemiringan bidang patahan. Geofisika adalah tools bagi geologist.

Fisika adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara energi dan materi. Penjalaran gelombang, perambatan panas, pergerakan ion-ion hingga pergerakan lempeng bumi dapat dijelaskan oleh ilmu fisika. Fisika tidak bisa dipisahkan dengan matematika. Sebab Fisika tidak hanya membutuhkan kemampuan analisis, melainkan juga membutuhkan kemampuan kalkulasi, baik secara analitik maupun numerik.

Apa yang dilakukan?

Geofisika memiliki peran yang sangat penting dalam menemukan solusi terhadap masalah-masalah kebumian seperti eksplorasi ketersediaan air tanah, eksplorasi sumber daya energi dan mineral (batu bara, minyak, gas bumi, dan panas bumi), evaluasi kerentanan tanah di wilayah pemukiman, pencarian benda-benda terkubur (pipa, ranjau, dan benda-benda arkeologi), hingga mitigasi ancaman bencana kebumian seperti gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, tanah longsor dan lain sebagainya.

Penampang vertikal variasi nilai resistivitas bawah pemukaan tanah hasil survei magnetotelluric di Majalengka yang berhasil menemukan keberadaan patahan/sesar (fault)

Hasil interpretasi data gravitasi berupa identifikasi ketebalan lapisan batuan dan keberadaan patahan/sesar di bawah permukaan tanah 

Apa saja prospek kerjanya?

Ahli geofisika dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang energi dan pertambangan untuk membantu mereka dalam menemukan cadangan energi atau mineral yang baru. Perusahaan keteknikan memerlukan geofisikawan untuk melakukan pengecekan situs pembangunan sebelum dibangun proyek konstruksi yang besar untuk memastikan keamanannya. Dalam bidang lingkungan, geofisikawan berperan dalam menemukan sumber air tanah serta kemungkinan pencemaran yang terjadi. Dalam lingkup yang lebih besar, geofisikawan dapat bekerja sebagai peneliti untuk memahami proses-proses yang terjadi di dalam dan di sekitar bumi.

Sejarah Geofisika UI

Pendidikan Geofisika di Universitas Indonesia telah berlangsung sejak tahun 1982 di Departemen Fisika FMIPA UI sebagai salah satu peminatan diantara 5 peminatan yang ada dibawah Program Studi S1 Fisika.

Program Studi S1 Geofisika di UI, sebagai sebuah program studi mandiri, secara resmi berdiri pada tahun 2015. Mulanya, Rektor Universitas Indonesia menerima surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang pada masa itu dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. Surat bernomor 358/E.E2/DT/2014 tertanggal 16 April 2014 berisikan mandat kepada UI untuk membuka 2 program studi S1 yang terkait langsung dengan ilmu kebumian yaitu Program Studi S1 Geofisika dan Program Studi S1 Geologi. Mandat Dirjen Dikti tersebut disambut baik oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met selaku pejabat Rektor UI pada masa itu dengan mengirimkan surat balasan bernomor 748/H2.R/OTL.00.00.Pembentukan/2014 tanggal 13 Mei 2014 kepada Dirjen Dikti berisi pernyataan kesediaan menerima dan melaksanakan mandat. Selang waktu 5 bulan, pemerintah mengeluarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 537/E/O/2014 tanggal 17 Oktober 2014 tentang Izin Penyelenggaraan Program-Program Studi Program Sarjana Pada Universitas Indonesia yang didalamnya mencantumkan Program Studi S1 Geologi dan S1 Geofisika. Sejak keluarnya surat keputusan Mendikbud di atas, UI melakukan konsolidasi internal untuk menyiapkan pendirian dua prodi baru. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengajukan proposal usulan pendirian kedua prodi tersebut kepada pihak Rektorat UI. Setelah melewati seluruh prosedur dan tahapan pendirian prodi baru yang berlaku di UI, termasuk adanya persetujuan dari Majelis Wali Amanat (MWA) UI, maka Rektor UI mengeluarkan surat izin yaitu surat bernomor: 1194/SK/R/UI/2015 tertanggal 20 Mei 2015 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Geofisika Program Pendidikan Sarjana Reguler Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia.

Pada tanggal 12-14 November 2017 dilaksanakan asesmen lapangan terhadap Program Studi S1 Geofisika FMIPA UI oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Bertindak sebagai Tim Asesor BAN PT  adalah almarhum Prof. Dr. Kirbani Sri Brotopuspito (Universitas Gadjah Mada) dan Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal (Institut Teknologi Bandung). Keputusan proses akreditasi yang pertama tersebut menetapkan peringkat Program Studi S1 Geofisika FMIPA UI adalah B. Hal ini tertuang dalam Keputusan BAN PT nomor 4530/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2017 dan Sertifikat Akreditasi yang berlaku 5 tahun sejak 28 November 2017 sampai dengan 28 November 2022.

Pada tanggal 22 – 25 November 2022 Program Studi S1 Geofisika kembali menjalani asesmen lapangan oleh LAMSAMA (Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal) dalam rangka re-akreditasi. Bertindak sebagai asesor adalah Prof. Dr. Antonius Nanang Tyasbudi Puspito, M.Sc (Teknik Geofisika – Institut Teknologi Bandung) dan Dr. techn. Marzuki, M.Sc (Fisika – Universitas Andalas). Hasil akreditasi, yang tertuang dalam Keputusan LAMSAMA nomor 038/SK/LAMSAMA/Akred/S/XII/2022, menetapkan Program Studi S1 Geologi meraih peringkat Baik Sekali dengan nilai 343,72. Keputusan ini berlaku 5 tahun dari tanggal 21 Desember 2022 sampai dengan 21 Desember 2027.

Visi

Menjadi Program Studi Sarjana Geofisika unggulan di bidang kebumian yang mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat Indonesia dan bereputasi di tingkat Asia Tenggara

Misi

  1. Melaksanakan kegiatan Tridharma yang bermutu di bidang geofisika dan relevan dengan tantangan nasional serta global
  2. Menghasilkan lulusan sarjana Geofisika yang berkualitas, berintegritas, bermoral dan memiliki kepekaan sosial serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global
  3. Menyelenggarakan manajemen Program Studi S1 Geofisika yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas untuk mendukung visi FMIPA dan visi Universitas Indonesia

Profil Lulusan

Sarjana geofisika yang mampu menganalisis permasalahan kebumian dengan menerapkan konsep dan metodologi geofisika dan bidang ilmu lainnya berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan dunia usaha dan dunia industri sesuai etika profesi.

Daftar Capaian Pembelajaran Lulusan

  1. Mampu menelaah prinsip dasar matematika, fisika, kimia, biologi dan statistika dalam menyelesaikan permasalahan geofisika. (C4)
  2. Mampu menelaah konsep, objek, dan proses alamiah yang terjadi di bumi. (C4)
  3. Mampu menerapkan prinsip kerja berbagai metode geofisika. (C3, P3)
  4. Mampu menganalisis data geofisika secara analitik maupun numerik. (C4)
  5. Mampu mengelola kegiatan observasi mandiri dengan berbagai intrumentasi geofisika, pengolahan, pemodelan, dan interpretasi data geofisika beserta ketidakpastiannya. (C4, A4, P3)
  6. Mampu merekomendasikan metode geofisika yang tepat pada masalah eksplorasi sumber daya alam, lingkungan, dan kebencanaan. (C5)
  7. Mampu mengintegrasikan data geofisika dengan data kebumian lainnya. (C6, A4)
  8. Mampu merumuskan hasil kajian dari berbagai informasi dan data geofisika dengan melakukan kegiatan pembelajaran tersupervisi. (C6, A3, P4)
  9. Mampu menggunakan bahasa lisan dan tulisan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan baik untuk kegiatan akademik maupun non akademik.
  10. Memiliki integritas, mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif, serta memiliki keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individual dan kelompok.
  11. Mampu memberikan alternatif pemecahan masalah terhadap beragam masalah yang timbul di lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara.
  12. Mampu mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Geofisika dan Teknik Geofisika ??

Pada 13-14 Juli 2023, Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Geofisika Indonesia (APPGI) mengeluarkan Surat Keterangan bernomor 067/APPGI/SK/ADM/VII/2023 yang menerangkan bahwa kompetensi lulusan sarjana (S1) Prodi Teknik Geofisika dan Prodi Geofisika adalah sama. Hal ini merupakan bentuk klarifikasi dan konfirmasi untuk masyarakat, khususnya untuk bagi penyedia lapangan pekerjaan baik pemerintah (misal: seleksi CPNS) maupun industri/swasta, sebagai referensi dan pertimbangaan saat akan menerima calon pekerja yang berasal dari lulusan Geologi maupun Teknik Geologi.

APPGI adalah wadah komunikasi Program Studi Geofisika dan Program Studi Teknik Geofisika di Indonesia yang bermitra dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI).

Download Surat Pernyataan APPGI

Sumberdaya Alam

Sumber daya alam, terutama yang terdapat di dalam bumi, tersimpan dalam sebuah sistem yang tersusun dari struktur-struktur bawah permukaan. Baik objek sumber dayanya, maupun kondisi struktur geologinya memiliki karakteristik fisis yang unik. Keunikan inilah yang berusaha ditemukan dalam kegiatan eksplorasi sumber daya alam menggunakan metode geofisika.

Geoteknik & Lingkungan

Pembangunan fisik yang baik adalah pembangunan yang terencana dan penuh dengan kehati-hatian. Dalam merencanakan pembangunan fasilitas gedung, jalan, jembatan dan lain sebagainya, tentu perlu diperhatikan aspek-aspek terkait potensi kerusakan yang diakibatkan oleh kondisi tanah tempat objek tersebut akan dibangun. Geofisika dapat digunakan dalam tahapan evaluasi tersebut

Bencana Kebumian

Bencana kebumian meliputi gempa bumi, tsunami, tanah longsor, likuifaksi, erupsi dan lain-lain. Bencana tersebut disebabkan oleh kondisi geologi tertentu. Gempa bumi, misalnya, dapat terjadi di sepanjang zona patahan aktif. Pemetaan zona-zona aktif dengan pendekatan geofisika dapat dilakukan untuk mengetahui wilayah rawan gempa sebagai upaya mitigasi

Struktur Kurikulum Program Studi S1 Geofisika

Semester 1

Total 20 SKS - Tidak tergantung IP dan wajib diambil di Semester 1
Kode Mata Kuliah SKS
UIGE600003 MPK Bahasa Inggris 2
UIGE600004 MPK Agama 2
SCMF600001 Matematika Dasar 2
SCMF600002 Pengantar Sains Data 2
SCCH601101 Kimia Umum 2
SCBI601112 Biologi Umum 2
SCGF601101 Fisika Mekanika dan Panas 2
SCGF601102 Aljabar Linear 2
SCGF601103 Pengantar Ilmu Kebumian 3
SCGF601104 Praktikum Fisika Dasar 1 1

Semester 2

Total 20 SKS - Tidak tergantung IP dan wajib diambil di Semester 2
Kode Mata Kuliah SKS
UIGE600006 MPK Terintegrasi 5
SCGF601201 Matematika Dasar 2 2
SCGF601202 Komputasi Geofisika 2
SCGF601203 Kimia Dasar 2 2
SCGF601204 Fisika Listrik dan Magnet 2
SCGF601205 Fisika Gelombang dan Optik 2
SCGF601206 Geodinamika 2
SCGF601207 Geologi Struktur 2
SCGF601208 Praktikum Fisika Dasar 2 1

Semester 3

Total 19 SKS - Tergantung IP semester sebelumnya
Kode Mata Kuliah SKS
SCGF602301 Pengantar Geofisika 2
SCGF602302 Fisika Matematika 1 3
SCGF602303 Fisika Matematika 2 3
SCGF602304 Teori Medan 3
SCGF602305 Termodinamika Batuan 2
SCGF602306 Sedimentologi dan Stratigrafi 2
SCGF602307 Vulkanologi 2
SCGF602308 Petrologi 2

Semester 4

Total 21 SKS - Tergantung IP semester sebelumnya
Kode Mata Kuliah SKS
SCGF602401 Analisis Numerik 2
SCGF602402 Metode Gravitasi dan Magnetik 3
SCGF602403 Metode Geolistrik 2
SCGF602404 Metode Elektromagnetik 2
SCGF602405 Metode Seismik 3
SCGF602406 Petrofisika 3
SCGF602407 Geostatistika 2
SCGF602408 Penginderaan Jauh dan SIG 2
SCGF602409 Seismologi 2

Semester 5

Total 18 SKS
Kode Mata Kuliah SKS
SCGF603501 Analisis Data Geofisika 1 2
SCGF603502 Analisis Data Geofisika 2 2
SCGF603503 Investigasi Geofisika 4
SCGF603504 Metode Inversi Geofisika 2
SCGF603505 Pemrosesan Sinyal Digital 2
SCGF603506 Pembelajaran Mesin 2
SCGF603507 Geotomografi 2
SCGF603508 Penulisan dan Presentasi Ilmiah 2

 

Semester 6

Total 20 SKS
Kode Mata Kuliah SKS
Pilihan Merdeka Belajar maks 20

Semester 7

Total 20 SKS
Kode Mata Kuliah SKS
Pilihan Merdeka Belajar maks 20

Semester 8

Total 6 SKS
Kode Mata Kuliah SKS
SCGF604000 Tugas Akhir 6